Ticker

6/recent/ticker-posts

Advertaising

loading...

Rencana Perkuliahan Tatap Muka, Unimed Tunggu SK, USU Rapat Persiapan


Pilaremasnews - Sekolah akan kembali melangsungkan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021. Begitu juga dengan perguruan tinggi yang akan melangsungkan perkuliahan di waktu yang sama seperti sekolah.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terdapat sejumlah persiapan yang harus dilakukan sebelum dibuka. Yang terpenting adalah melaksanakan protokol kesehatan 3M, yaitu menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan dengan air yang mengalir.

Menyikapi hal itu, Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr Syamsul Gultom mengatakan, pihaknya siap menyediakan fasilitas penunjang aktivitas perkuliahan tatap muka secara protokol kesehatan. Namun begitu, mereka masih menunggu arahan dari Kemendikbud.

Syamsul mengatakan, nanti akan ada surat Dirjen Dikti yang mengatur teknis perkuliahan tersebut. Direncanakan yang boleh kuliah maksimal 50 persen saja dan akan disesuaikan kondisi daerah masing-masing. “Kita akan buat bergilir atau bergantian, diatur dengan melihat NIM mahasiswa ganjil atau genap, ya dibuat bergilir, sehingga 50 persen saja yang kuliah secara tatap muka,” kata Syamsul kepada wartawan, Kamis (26/11).

Kebijakan tersebut, menurut Syamsul, wajib diterapkan seluruh perguruan tinggi di Indonesia. “Kita menunggu SK Dirjen Dikti. Kalau jadi Januari 2021, kita siap melaksanakannya. Tapi kita tidak mau nanti disebut jadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kita utamakan kesehatan, maka akan kita patuhi protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

Syamsul mengungkapkan, saat ini tercatat mahasiswa di Unimed 24.675 orang, 1.100 dosen dan 300 pegawai. “Kalau saat ini, mahasiswa masih kuliah secara daring. Kalaupun jadi kuliah tatap muka, nantinya akan diminta persetujuan dari orangtua juga,” pungkasnya


USU Siapkan Fasilitas Tatap Muka

Sementara itu, Universitas Sumatera Utara (USU) terus melakukan persiapan fasilitas untuk menunjang aktivitas perkuliahan tatap muka, Januari 2021 mendatang.


“Kita sudah membahas ini dengan majelis rektor perguruan tinggi Indonesia dan rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (PTNI),” kata Rektor USU, Prof. Runtung Sitepu, Minggu (29/11).

Runtung mengungkapkan, bila perkuliahan tatap muka direalisasikan, USU akan membagi prkualiahan menjadi dua, yakni online dan offline. “Kebijakan Mendikbud sifatnya umum saja, dan disesuaikan kondisi daerah masing-masing. Makanya kami sedang mengkaji tentang kuliah tatap muka ini. Yang pasti, keselamatan lebih penting "sebut Runtung."

Untuk persiapan perkuliahan tatap muka itu, USU akan menyediakan fasilitas-fasilitas protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Jadi jangan sampai menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona.

“Hingga saat ini, surat Mendikbud belum kita terima. Tapi kebijakan Kemendikbud akan menjadi pedoman bagi para Rektor PTN menyikapi permintaan kuliah secara luring,” sebut Runtung. (red)

Post a Comment

0 Comments