Ticker

6/recent/ticker-posts

Advertaising

loading...

Penolakan Kedatangan HRS Ke Medan Marak, Ini Kata Gubernur

 

Pilaremasnews- Gelombang penolakan kedatangan Habib Rizieq Shihab di Sumatera Utara (Sumut) marak selama beberapa hari terakhir. Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi akhirnya angkat bicara terkait isu tersebut.

Edy meminta kepada Habib Rizieq untuk menunda kedatangannya ke Sumut. Hal ini karena pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman di Sumut.

"Kalau itu kami beri tahu baik-baik. Jangan datang dulu pak ustaz, pak ulama. Di Sumut masih covid," kata Edy Rahmayadi.

Edy mengatakan tidak menolak kedatangan Rizieq ke Sumut. Namun, dia ingin berbicara langsung dengan pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

"Beliau kan umatnya banyak. Bukan kami tidak menghargai, tapi penerapan protokol kesehatan juga penting," ujarnya.

Sebelumnya, ratusan orang berunjuk rasa di Kantor DPRD Sumut untuk menuntut pemerintah daerah tegas menolak kedatangan Ketua Umum FPI Habib Rizieq di Medan. Sebab rencananya, Habib Rizieq akan datang ke Medan pada 29 November mendatang.

Pantauan Pilaremasnews dalam demo ini, massa mengoyak lalu membakar spanduk bergambar Habib Rizieq. Mereka berorasi agar warga Medan jangan sampai terprovokasi kelompok radikal dan intoleran.

Massa juga menyuarakan agar pemerintah Sumut bertindak tegas soal rencana kedatangan Habib Rizieq. Mereka menilai kedatangannya menimbulkan rasa kebencian antara umat beragama dan juga bisa memicu klaster baru Covid-19.

"Kami tidak setuju dan menolak keras Rizieq Shibah datang ke Medan. Warga Medan selama ini hidup rukun," ujar Leo, salah satu pendemo.(red)

Post a Comment

0 Comments